Senin, 18 Januari 2016

Alhamdulillah Hadirnya Hamas

Bismillah.....

Wah sudah lama tidak posting tulisan kali ini saya benar-benar sedih banget.... semenjak saya hamil jarang buka blog dan boro-boro buka blog kerjaannya saya dulu mual-mual aja sampai 9 bulan. Hiks...hiks..


Yukkkk ikutin perjalanan cerita masa hamil saya.

Syukur alhamdulillah ketika saya menikah dengan Mas gagah hehehe nama aslinya Rudi Kusdianto pada tanggal 18 OKTOBER 2015. Allah langsung memberikan amanah kami seorang anak. Perkiraan awal Desember tahun lalu saya dan suami kontrol ke bidan Yani dekat kampus IPB. Setelah di kontrol benar positif aku hamil sebelumnya di tespek dulu dan semenjak itu bawaan aku mual terus. Kata temanku memang orang hamil diawal-awal trimester pertama mual-mual bawaannya. Ternyata apa yang saya rasakan ternyata benar adanya sampai trimester terakhir pun aku masih suka mual-mual namun tidak sesering diawal trimester pertama. Dan aku juga harus berjuang untuk lulus S2 di Teknologi Industri Pertanian IPB.

Sangat sangat perjuangan saat hamil Hamas.
bersambung dulu yahhh hehehe, mau solat dzuhur dulu...


Oke kita lanjutin yahhhh...

Nah dimasa trimester kedua mualku agak reda tidak separah di Trimester Pertama. Tapi anehnya kalo ke kamar mandi dan sikat gigi itu sulit banget bawaannya ingin muntah2 saja. Ahhhh ternyata orang hamil itu tidak semudah yg aku lihat yahh. Itulah sebabnya kenapa kaum wanita sangat dimuliakan oleh Allah SWT. Maka beruntunglah engkau wanita yg mengandung, melahirkan, menyusui hingga dua tahun lamanya hingga membesarkan dan mendidik anakpun aku kira tdk begitu mudah.
Maka berdoalah kepada Allah yang Maha memberikan kemudahan, bersyukurlah dan terus istiqomah berada dijalanNya agar kita menjadi ibu yang sabar dan terbaik untuk anak-anak kita aamiin.


Pada saat trimester dua dan tiga. Sudah mulai bisa masuk makan. Tidak separah diawal trimester pertama, hanya saja bawaan morning sickness itu berlanjut sampai usia kehamilanku sembilan bulan. Wow banget yahh masyaAllah perjuangan ibu hamil.


Mendekati usia sembilan bulan aku masih bisa jalan-jalan ke Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta Timur,  perut udah besar sekali dan jalanpun sudah sakit dan nafas sudah engap banget tapi masih memaksakan diri untuk ikut Halal bihalal Idul Fitri. Sekalian latihan melemaskan otot-otot kaki supaya tidak kaku pada saat persalinan tiba hehe padahal bilang saja pengen jalan-jalan hehe. Yah seminggu setelah halal bihalal Hamas lahir. Alhamdulillah. Rasa bercampur aduk menyelimuti hari itu. Bahagia ya,  sedih ya, terharu ya, wahhh pokoknya nano-nano deh rasanya. 


Karena sejak hamil masih di dalam perut anakku sudah terbiasa dipanggil Hamas oleh Ummi dan Abinya. Kenapa Hamas karena pada saat itu aku masih Tesis dan harus segera selesai semuanya sebelum Hamas lahir. 
Oya artinya Hamas adalah bersemangat. Jadi ibunya yang sedang menyelesaikan tesis harus semangat lulus. Alhamdulillah atas izin Allah SWT. Akhirnya aku pun lulus sebelum Hamas lahir. 


1 komentar:

Ratnaa Kurnia mengatakan...

thanks for sharing,,sangat bermanfaat
ST3Telkom