Kamis, 19 Desember 2013

Memeluk Rindu

Masih terkenang wajahnya yang begitu teduh dan anggun
Masih terasa erat pelukan itu saat aku didekapannya
dan bekas ingatanku tak akan memudar
Hangat senyumannya yang ia berikan kala itu
Dan nasihatnya membuat ku tegar disaat aku rapuh
Kini hanya air mata yang terus bederai diwajahku

Ibu..
Aku rindu padamu...
Rasanya sulit tuk berpisah denganmu...
Kini hanya air mata yang selalu membasahi pipiku di setiap waktuku...
Ibu..
Hadirlah kau dalam kehidupanku lagi
Aku mohon hadirlah...
Walau hanya sebatas mimpi

Doa dan pengorbanmu sungguh besar untukku...
Dan ku tak sanggup membalas atas kebaikanmu
Ku hanya bisa berdoa untukmu Ibu..
Semoga Allah mempertemukan kita kembali
di SyurgaNya yang indah nan abadi...


Bogor, 5 Desember 2013
By. Alzena Valdis Rahayu

7 komentar:

Moch. Mochklisin mengatakan...

Selamat Hari Ibu..... Love Our Mom ^-^

agha maruf mengatakan...

subhanallah, puisi ini menyentuh sekali untuk mengenang sosok ibu.
Ibu yang memberikan banyak arti bagi kehidupan.

Salam kenal kakak..
www.makruf.com

agha maruf mengatakan...

subhanallah, puisi ini menyentuh sekali untuk mengenang sosok ibu.
Ibu yang memberikan banyak arti bagi kehidupan.

Salam kenal kakak..
www.makruf.com

Anonim mengatakan...

Miss Mamah :'(

Alzena Valdis Rahayu mengatakan...

Terima kasih udah koment di Blog AVR semoga bermanfaat yahh :)

Wa'alaykumussalam Wr Wb, salam kenal juga dari kaka untuk Agha.

Yahhh Ibu merupakan sosok yang begitu penting untuk kehidupan seseorang karena beliau mampu berikan segalanya untuk kita dengan penuh cinta, kasih sayang, ilmu, perjuangan, dan keikhlasannya dalam membesarkan kita, maka beruntunglah yang masih memiliki ibu jangan lewatkan untuk tetap selalu berbakti kepadanya dan ucapkanlah selalu terima kasih kepada ibu, ibu sungguh engkaulah pelita hatiku, aku merindukanmu ibu...

Anonim mengatakan...

Teh Kerenn Puisinyaa...
Mela juga Miss mamah

Alzena Valdis Rahayu mengatakan...

terima kasihh sayangku semoga kita bisa berjumpa lagi dg mamah di syurga, aamiin