Rabu, 03 Oktober 2012

Aksi Damai yang Menyenangkan


Oya kawan ini pertama kalinya saya ikut aksi yang diadakan PKS menentang film Innocence of Muslims yang dibuat oleh warga Amerika Serikat, Sam Bacile yang mengundang kemarahan umat muslim dunia, termasuk saya pribadi. Melalui ta’limat murobbiku yang di Bogor, saya dan sahabat diwajibkan untuk ikut jika memang tidak ada agenda pribadi yang lebih urgent. Sebelum-sebelumnya memang sudah sering sekali PKS mengadakan aksi damai seperti yang kemarin saya ikuti, tapi baru kali itu loh saya ikut berpartisipasi, parah banget yah saya belum pernah ikut aksi selama ini di kampus ngapain aja?? Heu..Heu, padahal saya dulu gabung dalam organisasi eksternal KAMMI tapi memang rada-rada bandel sayanya kalau di ajak nggak pernah mau ikutan. Hiks. Tapi sekarang saya sudah mencobanya, ternyata seru juga aksi itu karena bisa bertemu dan berkumpul dengan saudara kita dari berbagai kota, seperti kemarin saya bertemu juga dari perwakilan Banten. Oya aksi kemarin mulainya pukul satu lebih, hari ahad 30 September 2012 dengan ratusan ribu kader dan simpatisan PKS.

Sedikit curhat saat saya ikutan aksi kemarin. Kemarin saya dan rombongan dari Dramaga berangkat sekitar jam sebelasan lebih, udah gitu saya senang banget berangkat pake bus AC otomatis saya tidak gerah dong selama perjalanan. Hihi. Pertamanya ikut aksi senang banget dong ^_^ ditambah ada anak kecil yang lucu-lucu, ganteng-ganteng, dan pinter. Mereka tidak nangis dan mengeluh saat di ajak umminya ikutan aksi jadi seperti rihlah gitu. Kemudian sesampai di Masjid Istiqlal sekitar jam setengah duaan, langsung ambil air wudhu dan berjamaah dalam mesjid yang megah di Jakarta. Usai solat saya dan sahabat langsung mengikuti perjalanan menuju kedubes AS melewati stasiun Gambir dan kali yang mohon maaf agak bau saat saya melewatinya. Mmmh, mudah-mudahan pemimpin baru DKI Jakarta dapat segera mengatasi permasalahan tersebut agar kota Jakarta tidak terlalu kumuh dan kotor. Tolong yah Pak Jokowi dan Pak Ahok tanggung jawabnya jangan lupa dijalankan setelah terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur 2012-2017.

Oya saat itu saya berjalan berdua dengan sahabat saya Cucu, tiba-tiba ada ikhwan yang datang menghampiri. Ikhwan tersebut banyak nanya, saya sempat khawatir ketika ada ikhwan yang tiba-tiba banyak nanya gitu, apalagi nggak kenal tuh ikhwan. Macam-macam pertanyaannya, tapi saya jawab aja apa adanya, dan beliau juga memberi kartu namanya. Maksudnya apa??? Sudah lupakan yang ini, kembali dengan cerita awal.

Aksi damai kemarin di hadiri mantan MPR RI Pak Hidayat Nur Wahid sedikit orasi tentang maksud dan tujuan dari aksi damai tersebut pada ratusan ribu kader dan simpatisan dengan diakhiri sholawat nabi. Selain itu juga ada beberapa tokoh agama lain yang pro terhadap aksi ini. Kemudian peserta aksi melemparkan sebuah kertas pada poster Sam Bacile, presiden As, serta bendera Israel.

Ibroh dari saya ikut aksi ini merupakan pengalaman berharga dan pertama saya dan bangga apa yang saya lakukan kemarin bersama sahabat karena salah satu bentuk kecintaan saya terhadap islam dan Nabi tercinta kita Muhammad SAW selalu tertanam dalam hati.


Ahad, 30 September 2012 
By. Alzena Valdis Rahayu



2 komentar:

kang pie mengatakan...

Wow.. salut buat PKS yng terus memperjuangkan tegaknya islam. Bukan cuma di gedung dewan doang. Teruskan dan kobarkan semangat. Hidup PKS aku kan slalu dukung kamu....

Alzena Valdis Rahayu mengatakan...

Yahh dong namanya juga PKS panjangan dari partai keadilan sejahtera, pastinya selalu membela kebenaran dan menegakan islam.